Asteroid Bernama 2006 QV89

9 September 2019 Asteroid Bernama 2006 QV89 Akan Tabrak Bumi Ternyata Hoax

Fact

9 September 2019 Asteroid Bernama 2006 QV89 Akan Tabrak Bumi Ternyata Hoax

Sebuah video di YouTube berjudul “Waspadalah pada 9 September 2019 | Asteroid Akan Memukul Bumi”. Hingga saat ini, video berdurasi 37 menit 2 detik telah ditonton lebih dari 50 ribu kali sejak diunggah oleh akun Anak Kos pada hari Rabu, 4 September 2019.

Video ini menggabungkan beberapa gambar dan video penampakan luar angkasa dan aktivitas para ilmuwan. Sulih suara dalam video juga menyebutkan bahwa Badan Antariksa Eropa (ESA) telah mengeluarkan rilis yang menyatakan asteroid bernama 2006 QV89 akan menghantam Bumi pada 9 September 2019.

Teks kontras antara judul dan konten ditemukan pada menit pertama. ESA menyatakan bahwa kemungkinan asteroid menabrak bumi adalah 1: 7.000.

Sementara narasi yang ditulis dalam pernyataan video berbunyi: “Berita bahwa meteor ini jatuh pada 9 September, hanya prediksi dari berbagai ilmuwan di ESA, tetapi jauh dari itu semua baik kita sebagai manusia berdoa dan meminta perlindungan dari Allah SWT.”

PEMERIKSAAN FAKTA

Sejumlah media memang memberitakan prediksi bahwa bumi akan dilewati oleh Asteroid 2006 QV89 pada 9 September 2019. Bukan tidak mungkin asteroid akan bertabrakan dengan bumi.Asteroid sendiri memiliki ukuran Arc de Triomphe Paris yang bisa mencapai diameter 40 meter atau 130 kaki.

9 September 2019 Asteroid Bernama 2006 QV89 Akan Tabrak Bumi Ternyata Hoax

Benda langit memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan diameter meteor yang telah menyebabkan keributan di komunitas Chelyabinsk, Rusia, pada 2013. Dengan diameter 20 meter atau 65 kaki, meteor ini mampu melukai lebih dari 1.500 orang dan merusak 7.200 bangunan. Efek ledakan itu terasa hingga ratusan mil jauhnya.

Namun, meski memiliki ukuran lebih besar dari yang terjadi pada 2013, Asteroid 2006 QV89 sebenarnya tidak terlalu berbahaya karena, menurut para peneliti, persentase bertabrakan dengan bumi hanya satu dari 7.000. Ukurannya tidak cukup besar untuk menghancurkan peradaban.

Persentase yang sangat kecil mengacu pada pengamatan yang menunjukkan bahwa jarak antara Asteroid 2006 QV89 dan pusat bumi pada 9 September adalah 6,8 juta kilometer, jarak yang jauh dibandingkan dengan jarak bumi ke bulan yang hanya 384.400 kilometer.

Hal itu juga disampaikan oleh Koordinator Komunitas dan Staf Strategi Komunikasi Eropa Southern Observatory (ESO), Oana Sandu. Menurutnya, Asteroid 2006 QV89 sebenarnya hanya memiliki peluang 1 banding 7.000 untuk menabrak bumi pada 9 September 2019.

Asteroid 2006 QV89 adalah asteroid yang ditemukan pada 29 Agustus 2006 oleh Catalina Sky Survey. Asteroid, bersama dengan dua puluh ribu asteroid lain yang dikategorikan sebagai Asteroid Tipe Apollo, adalah asteroid yang jalurnya melintasi planet Bumi.

Namun, asteroid dianggap tidak berbahaya karena sangat kecil dan pasti akan terbakar di atmosfer sebelum mencapai permukaan bumi.

Asal usul informasi

Pada tanggal 1 Agustus 2019, situs EarthSky meluncurkan kisah tentang asal-usul keributan warga tentang masalah QV89 Asteroid 2006 yang akan menghantam bumi pada 9 September 2019.

Menurut artikel itu, informasi berasal dari fakta bahwa asteroid ini muncul di “daftar objek risiko” ESA, seperti halnya banyak objek lainnya. Namun, ESA mengklasifikasikannya sebagai risiko non-prioritas. Asteroid 2006 QV89 memiliki Skala Torino 0 yang menunjukkan tidak ada status bahaya.

KESIMPULAN

Dari pemeriksaan fakta-fakta di atas, Tim TempFact Check menyimpulkan bahwa video di YouTube yang berjudul “Waspadai 9 September 2019 | Asteroid Akan Memukul Bumi” dianggap sesat. Judul dan narasi yang didistribusikan tidak sesuai dengan konteks yang disebutkan oleh peneliti dari ESA dan ESO. Menurut penelitian ESA dan ESO, asteroid bernama 2006 QV89 itu memang termasuk dalam “daftar objek risiko”. Namun, risikonya adalah non-prioritas karena tidak memiliki status bahaya.

1 thought on “9 September 2019 Asteroid Bernama 2006 QV89 Akan Tabrak Bumi Ternyata Hoax

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *